Monday, 8 April 2013

Cara mengatasi Komputer yang error saat Booting

Cara mengatasi Komputer yang Error saat Booting - Cara Mangatasi PC Komputer atau Laptop pada Windows 7 yang error saat booting & tidak dapat masuk ke Loading Windows hanya bisa masuk BIOS, setelah memakai Windows 7 Activator atau Windows 7 Loader lalu habis restart, tidak dapat masuk ke Windows hanya restart terus sampai berulang kali.

Permasalahan di atas sebenar nya dapat diperbaiki tanpa harus melakukan Install Ulang pada OS Windows 7 kalian. Kemungkinan Penyebab ini dapat terjadi adalah
1. Master Boot Record ( MBR ) yang crash atau error.
2. Registry windows yang corupt atau registry yang telah teredit oleh virus.

Sebenarnya, Anda masih bisa menggunakan Repair Computer with a System Image atau Recovery Windows apabila anda pernah melakukan backup. Apabila hal seperti diatas ini terjadi pada PC komputer atau laptop Anda. ikuti langkah dibawah ini.

Berikut Cara mengatasi Komputer yang Error saat Booting agar Windows anda dapat berjalan Normal kembali.

  1. Anda harus Punya Kaset atau CD Windows 7 Terlebih dahulu. Apapun itu Baik Ultimate, Home Basic, Profesional, Starter tergantung dari OS (Operating System) yang sebelumnya dipakai.
  2. Hidupkan komputer atau laptop anda. Pada saat muncul tampilan BIOS, tekanlah tombol F2 atau F12 untuk merubah First Boot. Ubah menjadi CD/DVD Room Drive, Harddisk menjadi urutan kedua dari atas.
  3. Masukkan CD/DVD Master Windows 7 Tersebut. Lalu, restart komputer kembali.
  4. Tekan tombol apapun di keyboard, ketika muncul tulisan dilayar komputer seperti ini 
    "Press Any Key From Boot To CD/DVD..."
  5. Setelah itu komputer anda akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini.
  6. Klik "Repair Your Computer" seperti yang ditujukan gambar diatas.
  7. Tunggu beberapa saat, karena komputer akan melakukan cek dan pemindaian data. Lalu klik Next atau OK.
  8. Muncul 2 pilihan, bagian atas adalah untuk Recovery Windows. Bagian Bawah adalah dengan Restore point, yaitu opsi apabila Anda pernah melakukan backup sebelumnya.
  9. Pilih bagian atas yang Recovery, lalu muncul tampilan seperti dibawah ini.
  10. Disini dapat menggunakan berbagai opsi untuk memperbaiki kerusakan pada OS Windows Anda, biasa nya sih saya mencoba Startup Repair terlebih dahulu. Lalu tampil kapasitas hardisk Local Disk C atau Local Disk D. Apabila muncul Local Disk D, biasanya opsi Repair tidak bisa digunakan, Opsi kedua saya dengan memakai System Restore untuk mengembalikan data ke jadwal sebelumnya
  11. Apabila tidak bisa juga, gunakanlah System Image Recovery.
  12. Untuk opsi terakhir yaitu dengan menggunakan Command Prompt, klik saja tulisan Command Prompt. Maka akan muncul kotak hitam seperti di cmd.
  13. Ketik DIR C: lalu tekan enter, agar dapat melihat isi dari local disk C dan membukanya.Ketik kembali salah satu opsi di bawah ini, mulailah satu persatu untuk mencobanya
    ketik :
    bootsect.exe/nt60 c:

    bootsect.exe/nt60 all

    bootrec.exe/fixmbr

    bootrec.exe/fixboot

    bootsect /nt60 all /force /mbr
  14. Ketik lah satu persatu mulai dari atas, lalu tekan ENTER. Apabila belum muncul tulisan "The operation has been Succesfull". Coba ketik tulisan yang kedua diatas.

Jika sudah Restart PC Komputer atau laptop anda. Apabila cara di atas tidak dapat memperbaiki sistem booting pada Windows Anda. Berarti Anda harus melakukan INUL atau  Install Ulang OS.

Tetapi, hampir 85% kok Cara diatas dapat mengatasi masalah yang sering kali dijumpai yaitu tidak dapat masuk sampai Loading Windows setelah proses booting. Semoga bermanfaat ya..

0 komentar

Post a Comment